Tasyakkur Aqiqah --- Muhammad al-Mujaddid bin Mas'ud bin Yunan bin Yaman bin Ibrahim Silalahi
Simalungun, acara tasyakkuran aqiqah anak dari kedua pasangan Muhammad Mas'ud Silalahi dan Triyadita Adelina Lubis berlangsung penuh kesejukan, kedamaian dan kebahagiaan. Minggu, (18/01/26).
Putra pertama dari kedua pasangan bahagia tersebut di beri nama Muhammad al-Mujaddid Silalahi. Penabalan nama itupun tidak sekedar hanya sebagai 'tanda' namun juga sebagai sinyal kebangkitan 'spiritualitas' yang kuat.
Muhammad di ambil dari nama Rasulullah dan Nabi penutup, sementara al-Mujaddid sebagai simbol titik balik pada ajaran keselamatan yang di bawa Nabi - Pembaharu Islam - mengembalikan ajaran Islam pada kesejatiannya yang di bawa oleh Nabi Muhammad s.a.w. sementara itu silalahi sebagai identitas darah, nasab dan lahir dari keturunan Silahisabungan - Batak Toba.
Hal itu di ungkapkan oleh Ayahanda al-Mujaddid yakni Tuan Muda Mas'ud Silalahi kepada awak media. Tuan Muda yang sering di sapa MMS yang di kenal sebagai 'Martir Perubahan' --- 'Pelopor' --- 'Pejuang Ummat' yang tertindas di tengah-tengah masyarakat khususnya di kalangan 'Aktifis Islam' itu menaruh harapan besar kepada Allah agar kiranya anaknya di berikan oleh Allah keselamatan di dunia dan akhirat.
Senada dengan itu, banyak dari kalangan cendikia muslim, para guru besar (profesor), para alim ulama hingga tokoh bangsa turut mendoakan al-Mujaddid Silalahi.
Sebagai informasi, Muhammad al-Mujaddid Silalahi di lahirkan di Medan pada 13 Rajab 1447 Hijriyah yang berketepatan pada tanggal 01 Januari 2026 Masehi. Lahir dalam keadaan normal, sehat dan sempurna.
Acara yang terselenggarakan dirumah orangtua dari Istri MMS yakni Triyadita itu dimulai dengan rangkaian puji-pujian kepada Nabi Muhammad, pembacaan ayat suci al-Qur'an, tahtim, tahlil dan ditutup oleh doa.
Kegiatan berlangsung dari pagi hingga malam, para tamu yang berhadir dirumah bertuah itu berdatangan silir berganti untuk memberikan salam keselamatan dan doa kebaikan untuk kedua pasangan dan terkhusus lagi kepada ananda al-Mujaddid yang baru saja di tabalkan namanya.
Mendengar berita bahagia tersebut, para awak media langsung menghubungi ahli bait untuk mengkonfirmasi kegiatan sehingga berita ini dapat di tayangkan di laman berita nasional.
Redaktur : Dr. Muhammad Danil Siregar., M.Pd
Editor : Dr. (c) Ivan Suadi., M.Sos
0 Komentar